Yayasan Banua Amal Poso Dukung Pencegahan Penyebaran Paham Radikal dan Intoleran
OKE-Poso, Yayasan Banua Amal Kabupaten Poso menyatakan dukungannya
terhadap kepolisian dalam upaya pencegahan penyebaran paham radikal dan
intoleran. Dukungan tersebut disampaikan oleh Ustadz Denny Dwiriyanto Santoso,
selaku ketua sekaligus pendiri Yayasan.
Ustadz Denny
menekankan pentingnya pendidikan Islam yang benar sebagai salah satu cara
efektif untuk menangkal radikalisme.
“Pendidikan yang
akurat dapat memberikan pemahaman yang benar tentang Islam dan menanamkan
nilai-nilai perdamaian, toleransi, dan keseimbangan,” ujarnya saat ditemui di
rumanya, Rabu (3/6).
Pihaknya juga
mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam menerima dan mengamalkan
ajaran syariat Islam agar tidak terjerumus pada pemahaman intoleran dan
radikal.
“Yayasan Banua
Amal secara tegas menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan terorisme”,
tegasnya.
Menurut Ustadz
Denny, paham-paham tersebut tidak hanya merusak ajaran agama tetapi juga
mengancam keharmonisan masyarakat.
“Pemahaman yang
salah dapat memicu konflik komunal, diskriminasi, dan kekerasan brutal,”
tambahnya.
Sebagai bentuk
komitmen, yayasan mengadakan berbagai program seperti Peduli Yatim, Peduli
Dhuafa, Peduli Masjid, Peduli Muallaf, Peduli Guru Ngaji, Peduli Pendidikan,
Ekonomi Produktif, dan Tanggap Bencana.
“Program-program
ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat sekaligus membangun ekonomi umat
yang mandiri”, pungkasnya.
Sekedar untuk
diketahui Yayasan Banua Amal, yang telah resmi terdaftar di Kementerian Hukum
dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI dengan Nomor AHU-0003966.AH.01.04.
Salah satu
program utama yayasan adalah pembangunan Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an (PPTQ)
melalui penggalangan dana dan pembebasan lahan.


Posting Komentar